Mengapa EIP?

Kita hidup dalam situasi pancaroba di mana banyak pergeseran-pergeseran besar tengah melanda dunia. Tidak hanya menorehkan fenomena kebangkitan Tiongkok sebagai kekuatan adidaya, ia juga mencatatkan transformasi sejumlah negara dari negara berkembang menjadi negara emerging pada umumya.

Indonesia adalah negara yang berada dalam situasi transformatif serupa. Meski tidak segemerlap kisah kebangkitan Tiongkok, Indonesia mencatatkan perkembangan yang meningkat secara agregat. Ini memunculkan banyak proyeksi positip tentang Indonesia. Ringkasan terkait perkembangan positip itu dapat dibaca di laman Buritan. Persoalannya, proyeksi positip itu masih menyisakan banyak catatan.

Pertama, lazimnya perkiraan pada umumnya, proyeksi positip atas Indonesia itu sejatinya belum menjadi peluang sesungguhnya. Sebaliknya, ia adalah peluang bersyarat yang harus diterima dengan tanda kutip dan dibubuhkan keterangan jika dan hanya jika.

Ini artinya, ada banyak pekerjaan rumah yang dipersyaratkan bagi keberlakuannya. Luas diketahui bahwa meski mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam dua dekade ini, Indonesia masih mencatatkan banyak pekerjaan rumah terkait revitalisasi visi kebangkitan, kembang-rentang perekonomian, unggah-daya sosial, akselerasi kapasitas dan strategi pasang secara kesuluruhan.

Kedua, lazimnya perkiraan, proyeksi positip atas Indonesia belum memperhitungkan sepenuhnya elemen kejutan, kemungkinan rupture atau keterputusan dinamika, serta situasi force-majeure yang mungkin ada.

Di antara kejutan, keterputusan dan situasi force-majeure tak terduga itu adalah pandemi global yang melanda dunia dewasa ini. Hanya berselang sepuluh hari dari pengakuan resmi negara adidaya atas situasi transformatif Indonesia, pemerintah Indonesia menginformasi serangan resmi Covid-19 atas warganya. Ini mengawali hari-hari panjang tanpa kepastian yang mengubah banyak asumsi dasar.

Akan tetapi, kami percaya bahwa Indonesia tidak sendiri kali ini. Bersamanya ada 212 lebih negara yang mengalami situasi serupa. Ini artinya, jeda situasi sulit yang di alami Indonesia pada dasarnya juga dialami banyak negara. Di sisi lain, situasi perlambatan sosial-ekonomi yang muncul karena pandemi pada dasarnya adalah perlambatan yang disengaja demi menghindarkan resiko kemanusiaan yang lebih besar.

Ibarat perlombaan balap motor, ada kemungkinan bahwa situasi saat ini adalah situasi pitstop, bukan situasi selip apalagi crash. Artinya, tiket perlombaan secara umum masih di tangan. Belum ada diskualifikasi teknis atasnya. Barang siapa kembali ke lintasan dengan lebih tangkas, lebih taktis dan lebih tangguh bakal menjadi pemenangnya.

Dalam kaitannya, perlu ada upaya-upaya sistematik dalam kaitannya. Emerging Indonesia Project/EIP adalah prakarsa kemasyarakatan yang mengetengah dalam  kaitan keduanya.

Maka selain bekerja bagi penajaman pemahaman dan kebijakan dalam menghadapi tantangan-tantangan dan memenuhi peluang-peluang bersyaratnya, ia juga secara khusus bekerja bagi penajaman upaya-upaya kontributif bagi kembalinya Indonesia yang lebih tangkas, lebih taktis dan lebih tangguh dalam lintasan prospektif transformasi negara-negara berkembang ke negara-negara udaya.

Written by
admin
View all articles
Written by admin

Kontak

Ikuti Kami

Dapatkan update berita, ulasan dan kegiatan kami dengan cara follow akun sosial media kami berikut ini.